Dalam usahanya menyelesaikan masalah Palestina, Inggris mengundang Pihak-pihak yang bersangkutan untuk berunding di London, Negara-negara Arab bersedia hadir, tapi tadak demikian dengan Komite Tinggi Arab yang menolak, karena Inggris tadak mengizinkan Mufti Amin al-Huseini duduk dalam komisi KTA.Jewish Agensi yang mewakili masyarakat Yahudi Palestina juga menolak, dengan alasan bahwa tidak bersedia menerima syarat yang diajukannya, yakni agar rencana partisi Palestina dijadikan bahan konferensi. Negara-negara Arab juga menyodorkan rencana mereka untuk terbantuknya Palestina Merdeka yang akan mengakhiri imigran Yahudi.
Sehubungan dengan kegagalannya mempertemukan Arab-Yahudi, maka pada 12 April 1947, inggris secara resmi meminta sekretaris Jenderal PBB memanggil Majelis Umum untuk membicarakan masalah Palestina.
Pada 15 Mei, Majelis umum membentuk panitia khusus PBB tentang Palestina (United Nation Special Committee on Palestine. UNSCOP). Namun dalam UNSCOP sendiri tidak terdapat kesepakatan dalam menyelesaikan masalah Palestina.
Posting Komentar