Your logo Here

Jumat, 06 Februari 2009

Tantangan dan Masalah Merupakan Tanda Kalau Kita Masih Hidup

by Your Name 0 comments



Share this post:
Design Float
StumbleUpon
Reddit

Hidup yang tidak teruji adalah hidup yang tidak layak untuk dihidupi. Hanya ada satu tempat dimana manusia terbebas dari segala ujian hidup, yakni kuburan. ini berarti, tanda bahwa manusia tersebut masih hidup adalah ketika dia mengalami ujian, kegagalan, dan penderitaan. (Socrates)

Terkadang hidup ini terasa begitu tertekan dengan permasalahan yang bertubi-tubi, baik itu masalah dalam lingkungan keluarga maupun pekerjaan. Setiap hari timbunan masalah-masalah tersebut dirasakan semakin berat saja, sampai-sampai berbagai masalah tersebut cenderung membuat kita menjadi pesimis melihat kehidupan ini. Lebih hebatnya lagi, peristiwa kecil yang terjadi dapat dikembangkan dalam pikiran melaui imajinasinya seolah-olah peristiwa tersebut demikian tragisnya sehingga memfonis terhadap dirinya sendiri dan sekaligus memastikan bahwa dia tidak bisa melakuan apa-apa lagi. Pada prinsipnya semakin individu tersebut terbang tinggi, maka semakin kuat pula tarikan untuk menghambatnya. Semakin gemilang seseorang dalam berprestasi, maka semakin deras pula arus yang menekannya. Apakah kita hidup hanya untuk menghadapai masalah ???

Perlu kita sadari bahwa ketika kita menghadapi suatu masalah sesungguhnya kita sedang diuji guna menuju suatu proses kedewasaan dan pengembangan mental emosional kita. hal ini merupan suatu pengalaman hidup yang patut "dinikmati" karena tidak akan terulang kembali. Berkenaan dengan hal itu, maka pilihan tepat ada di pundak kita masing-masing. Mau tetap terbang tinggi bersama bersama kompetensi dan prestasi yang dimiliki sambil mengucap selamat tinggal kepada para pecundang, atau mengambil keputusan untuk turun lalu hidup bersama para pecundang.

Pengalaman hidup bukanlah apa yang dialami seseorang semasa hidup, melaikan apa yang dilakukan seseorang terhadap apa yang terjadi padanya selama ia hidup.

Manusia dibekali akal, hati, nurani dan dorongan oleh sang pencipta untuk bangkit dari kegagalan atau masalah-masalah yang begitu menekan dan melakukan pembaharuan agar hal serupa tidak terulang lagi. Karena sebuah keberhasilan bukan diukur dari posisi yang telah dicapai seseorang dalam kehidupan, melainkan dari rintangan-rintangan yang diatasinya saat berusaha untuk berhasil. disinilah letak makna kehidupan.

Lebih baik kita tahu mengapa kita gagal daripada tidak tahu mengapa kita berhasil

Perlu dingat bahwa tak ada masalah yang terlalu besar untuk dihadap, tak ada langkah yang terlalu panjang untuk dilalui, dan tak ada orang yang begitu sulit untuk dihadapi ketika kita mampu menyikapi setiap permasalahan yang terjadi dengan hati yang jernih dan kepala yang dingin, karena semua lika-liku kehidupan sesungguhnya telah diatur oleh Sang Khalik sehingga tak akan melewati batas kemampuan kita sebagai manusia.

Kesejahtraan dan kebahagiaan bagi kalian, karena kalian telah sabar dalam menaati Allah dan menerima cobaan-Nya. Surga adalah sebaik-baiknya tempat kesudahan. (QS 13 : 24)

Catatan:

Sang Pencipta tidak pernah menjanjikan langit yang selalu biru, namun satu hal yang pasti, setelah hujan reda selalu tampak pelangi.
Kita tidak dapat menentukan arah kehidupan, namun yang pasti kita dapat mengatur layar dan bahtera kehidupan dengan maksimal.

Sumber : Setengah isi, Setengah Kosong (Parlindungan Marpaung)

Comments 0 comments

My Name Here
A short description here
youremail@here.com

Subscribe feeds via e-mail
Subscribe in your preferred RSS reader

Subscribe feeds rss Recent Entries

Advertise on this site Sponsored links

Categories

Sponsored Links

My Photos on flickr

Subscribe feeds rss Recent Comments

Technorati

Technorati
My authority on technorati
Add this blog to your faves